Beautiesquad Ngopcan #8: How To Grow Instagram with @Niputuchandra

by - Tuesday, April 16, 2019

Hai, beberapa hari yang lalu saya datang ke acara talkshow-nya Beautiesquad. Beautiesquad ini adalah komunitas blogger yang berdiri pada tahun 2017. Mereka sering mengadakan talkshow yang diberi nama lain 'Ngopi Cantik' atau disingkat 'Ngopcan'. 

Oiya, saya belum bilang ya kalau talkshow-nya online via WhatsApp. Menurut saya, talkshow online ini sangat cost efficient. Keuntungan lainnya, kita bisa lihat history chat kalau ketinggalan bahasan, berbeda dengan talkshow biasa kalau telat datang jadi ketinggalan info hehehe. Tapi, kerugiannya kita tidak bisa bertatap langsung dan kenalan sesama anggota komunitas. Semoga saja, next time saya bisa datang ke acara Beautiesquad dan bertemu dengan teman-teman sesama beauty blogger.


Nama: Ni Putu Chandra Prima Murthi
Nickname: Tutu
Youtube: niputuchandra
Social Media: Instagram / Facebook

Saya berkesempatan untuk ikut Ngopi Cantik yang ke-8 dengan tema 'How to Grow Your Instagram' bersama narasumber @Niputuchandra yang dikenal akrab dengan panggilan kak Tutu. Kak Tutu adalah beauty blogger sekaligus content creator, kalian bisa cek blog www.tutuskirtjournal.com dan instagram @niputuchandra, dimana kak Tutu secara rutin memposting konten-konten seputar make up dan skincare. 

Kak Tutu terkenal dengan growth-nya yang melesat cepat dan kekonsistenannya dalam membuat video tutorial make up look di instagram. Makanya di Ngopcan kali ini, kak Tutu akan share tips-tips dan info cara mengembangkan Instagram yang sudah ia terapkan.

Tentang Instagram

Instagram sendiri memiliki 1 Billion Active Users (1 Milyar Pengguna Aktif) setiap bulannya dan sudah disebut-sebut sebagai “The Popular Social Networks Worldwide”. 

Tentunya karena sudah disebut-sebut sebagai The Popular Social Networks Worldwide, kita harus memanfaatkan ini, memanfaatkan crowd yang ada di Instagram untuk membaca artikel kita, mengunjungi blog kita, memberikan awareness kepada audience tentang diri kita sendiri sebagai blogger/content creator dan tentunya ‘menggaet’ brand untuk project selanjutnya.

Untuk menunjang hal-hal tadi, Instagram sudah dilengkapi dengan berbagai fitur. Contohnya: insta story, upload multiple photo, video feed, business profile, peletakkan link di bio Instagram, link swipe up di insta story (untuk followers diatas 10k), promote post, IG TV dan fitur-fitur lainnya.

Kenapa harus grow Instagram?

1. Network
Instagram memiliki user base yang cukup besar, 1 milyar active users/bulannya. Jadi menggunakan Instagram is the perfect opportunity to reach a lot of people dan tentunya untuk engage dengan audience kalian.

2. Keep up to date
Instagram menjadi tempat paling mudah untuk pay attention terkait trend atau berita terkini. Misalnya, tentang produk makeup/skincare terbaru, makeup trend terbaru atau bahkan drama-drama di dunia beauty.

3. Easy
Mudah digunakan untuk on-the go, mudah digunakan untuk share pengalaman kalian menggunakan produk secara real time.

Definisi growth untuk Instagram

1. Followers meningkat
Ini definisi dari growth yang sudah banyak orang ketahui yaitu kenaikan jumlah followers. Contoh: dari 5000 followers menjadi 8000 followers.

2. Engagement rate dan metrics-metrics lainnya meningkat
Metrics sendiri artinya measurement unit, sesuatu yang bisa dijadikan ukuran. Kalo kalian sudah menggunakan business profile di Instagram tentunya sudah tahu dong ya fitur insights? Dari fitur tersebut kita bisa melihat data-data penting dari akun kita.

Metrics yang bisa kalian lihat dari fitur insights diantaranya:

  • Profile visits ➡ dalam 7 hari terakhir, ada berapa akun yang mengunjungi akun kalian?
  • Website clicks ➡ berapa orang yang klik link yang ada di bio?
  • Reach ➡ berapa jumlah Instagram user yang melihat postingan kalian?
  • Impressions ➡ berapa kali postingan kalian dilihat oleh Instagram user? Satu user bisa melihat postingan kalian lebih dari satu kali, makanya angka impressions lebih besar dari angka reach.

Bagaimana cara mengembangkan Instagram?

1. Kuasai semua fitur dan metrics yang ada pada Instagram
Tak kenal maka tak sayang juga berlaku pada Instagram. Percuma dong kita, pengguna Instagram, tidak mengerti fitur apa saja yang bisa kita manfaatkan. Percuma juga kalo kita menggunakan business profile di Instagram tapi tidak mengerti apa perbedaan business profile dengan personal account.

Kenali juga maksud dari metrics yang ada di insights masing-masing post atau insight dari akun Instagram kita sendiri. Bila perlu, catat angkanya, buat grafiknya (supaya kalian bisa melihat secara jelas, terjadi kenaikan atau penurunan) dan evaluasi masing-masing metrics, apakah mengalami peningkatan, penurunan atau malah stabil?

2. Tentukan niche dan lakukan interaksi dengan akun yang memiliki niche yang sama
Niche sendiri itu maksudnya pengklasifikasian akun Instagram kalian berdasarkan jenis dan isi/kotennya. Misalnya, akun @niputuchandra, memang fokusnya itu post tutorial makeup di Instagram, sharing review dan produk di Instagram. Semua ini masuk ke kategori beauty. Jadi niche-nya adalah beauty. Lalu akun saya @kamuskinblog, fokus memposting review produk skincare juga masuk niche beauty.

Jangan lupa untuk berinteraksi dengan akun dengan niche yang sama untuk meningkatkan peluang foto/video kalian tetap berada di niche yang sudah kalian tentukan.

Instagram niche beauty
Jika kalian yang menggunakan Instagram untuk fangirling, kemudian dengan akun yang sama kalian juga interaksi; like dan komen di postingan yang sebetulnya bukan niche kalian. Lebih baik, buatlah akun terpisah untuk melakukan fangirling tadi. Gunanya apa? Menghindari akun kalian pindah niche dan tentunya meningkatkan peluang postingan kalian dilihat oleh lebih banyak orang yang memiliki interest terhadap niche kalian.

3. Kenali audience kalian seperti apa.

  • Kenali secara demografisaudience kalian paling banyak laki-laki atau perempuan? Kemudian paling banyak di kelompok usia yang mana?
  • Kenali secara geografisaudience kalian paling banyak tinggal di kota mana? Negara mana? 
  • Kenali secara psikografislifestyle audience kalian lebih banyak yang suka make up koreakah? Make up drugstore kah? Makeup highend kah?
  • Kenali secara behavioristis ➡ perilaku seperti audience kalian lebih banyak yang memang ingin tahu review produk atau sesama blogger/content creator?
Mengenali audience kalian ini bisa membantu kalian mengatur strategi ketika kalian akan post foto, video. Ini juga bisa membantu kalian memilah, kira-kira produk apa saja sih yang harus kalian share di Instagram?

4. Tentukan branding!
Berdasarkan analisa pribadi dari timeline di Instagram, masih banyak loh yang mengabaikan soal branding. Padahal branding ini sangat penting.

Branding disini maksudnya segala aktivitas yang bisa menguatkan dan menonjolkan diri kita sebagai blogger/content creator. Seperti apa sih akun kalian atau diri kalian sendiri ingin dilihat oleh audience?

Contoh:

  • @awkarin cukup khas dengan 100 instagram story/hari dan foto-fotonya yang aesthetic
  • @21makeupaddictions, post video tutorial makeup hampir setiap hari dengan menggunakan background video berwarna pink. 
  • @aro_kopa, share makeup tutorial dengan backsound yang fun (kadang ada lagu dangdut atau india) 
  • @heidinatjahjadi, dengan branding yang terkesan elegan.
  • Dan saya sendiri @kamuskinblog, memakai tema feed monotheme dengan tone serba pink
5. Berinteraksi dengan audience
Interaksi disini gak cuma berupa kalian share di insta story, audience kalian lihat muka kalian, lihat kalian ngomong disana. Interaksi di Instagram sendiri macam-macam. 

Contoh yang sering diabaikan adalah membalas komen audience. (A little hint: membalas komen audience juga dapat meningkatkan engagement rate akun kita loh!). Selain itu, interaksi juga bisa melalui direct message, melakukan poll, membuka question box dan live session.
Interaksi audience dengan memasang question box dan melakukan poll
6. Gunakan hashtag sesuai dengan niche kalian
Penggunaan hashtag sesuai dengan niche ini juga berfungsi untuk meletakkan akun kalian di niche yang tepat. Jadi hindari menggunakan hashtag yang bukan niche kalian.
Contohnya: untuk niche beauty, gunakan #makeuptutorial #makeup. jangan malah menggunakan #foodporn #fashion

Jadi, begitulah tips-tips cara mengembangkan instagram dari kak Tutu. Seru banget ya bisa dapat ilmu-ilmu baru. Buat yang sudah memiliki blog dan mau ikut acara seperti ini juga bisa join komunitas Beautiesquad dengan follow instagra, @beautiesquad, mengirimkan request join ke grup Beautiesquad dan like fanpage-nya.

Beautiesquad: FB Grup / FB fanpage / Instagram

You May Also Like

0 comments